Ketika kamu mengalami stres, tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol yang dapat secara efektif membantu mengatasi stres. Namun, kadar hormon kortisol yang terlalu tinggi atau rendah dapat berbahaya bagi tubuh, misalnya ketika hormon kortisol terlalu tinggi kamu akan kehilangan kontrol makan. Sebaliknya, jika kadar hormon kortisol tubuh terlalu rendah, kamu akan mengalami stres hingga kelelahan dan sulit beraktivitas. Nah, ini dia tips untuk menghilangkan stres saat belajar yang patut kamu coba. Check it out!
Daftar isi
ToggleKenali Emosi
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, emosi adalah luapan perasaan yang berkembang dan surut dalam waktu singkat. Secara alami, manusia memiliki enam emosi dasar, yaitu senang, sedih, takut, jijik, terkejut, dan marah. Mengenali emosi apa yang sedang kita rasakan akan membantu kita mengenali penyebab stres dan meyelesaikannya. Jadi, saat kamu merasa stres, coba deh kasih waktu buat tubuhmu mengenali emosi yang kamu rasakan beserta penyebabnya. Apakah emosi itu berasal dari rasa cemas dan gugup menjelang ujian? Apakah emosi itu berasal dari rasa bosan atau karena kelelahan dan butuh rehat?
Istirahat yang Cukup
Setelah mengenali emosi, kamu juga harus memerhatikan waktu istirahat. Kamu bisa mengistirahatkan tubuhmu dengan tidur atau melakukan latihan pernapasan. Dengan pola istirahat yang baik, kamu akan terhindar dari dampak kelelahan dan stres berkelanjutan. Beberapa dampak yang bisa kamu rasakan jika kurang istirahat di antaranya adalah menurunnya daya ingat, sulit berkonsentrasi, mudah marah, bahkan hingga gangguan kecemasan. Hal ini terjadi karena otak kita membutuhkan waktu untuk memperbaiki sel-sel dalam tubuh dan memproses emosi agar bereaksi dengan baik.
Olahraga atau Melalukan Aktivitas Fisik
Siapa yang masih malas meluangkan waktu untuk berolahraga. Selain menyehatkan tubuh, ternyata olahraga rutin juga merupakan cara yang efektif untuk menghilangkan stres. Dengan berolahraga, tubuhmu dapat menetralisasi saraf simpatik yang menyebabkan fungsi tubuh menurun drastis karena stres.
Tak perlu olahraga berat setiap hari, kamu bisa kok melakukan olahraga atau aktivitas fisik ringan di sela-sela waktu belajar. Kamu bisa melakukan peregangan otot selama 5—10 menit agar saraf-saraf yang stres dan kaku kembali rileks. Selain itu, kamu juga bisa berjalan-jalan di sekitar rumahmu untuk menyegarkan pikiran.
Konsumsi Makanan Bergizi
Makan jangan asal makan! Makanan adalah faktor penting untuk kesehatan tubuh kita. Jadi, perhatikanlah apa yang kamu makan. Jika kamu sering merasa kurang fokus, kurang konsentrasi bahkan merasa stres saar belajar, mungkin kamu perlu mengonsumsi beberapa makanan berikut ini. (1) Buah pisang yang kaya akan kandungan potasium bermanfaat untuk memaksimalkan kinerja otak, saraf, dan jantung, (2) telur, kandungan omega 3 pada telur bermanfaat untuk meningkatkan kinerja otak, terutama untuk mempertajam daya ingat dan memaksimalkan fokus, dan (3) cokelat hitam yang mengandung 60% kakao dapat membuatmu lebih berkonsentrasi.
Mencoba Metode Belajar yang Baru
Stres juga bisa muncul karena kamu belajar dengan metode yang itu-itu saja. Bagaimana tidak, kamu terus bercokol dengan cara yang sama terus-menerus, misalnya menghafal. Rasa bosan itu dapat menimbulkan stres, apalagi jika kamu tidak juga mencapai target setelah berusaha sekuat mungkin menghafal. Nah, jika itu yang terjadi, sepertinya kamu harus mulai mencari dan mecoba metode belajar yang baru dan lebih menyenangkan. Mungkin kamu bisa mencari cara belajar efektif untuk tipe belajarmu (auditori, visual, atau kinestetik) atau mulai belajar secara berkelompok. Belajar kelompok akan membangun diskusi sehingga bisa mengusir kebosanan belajarmu.
SNBT 2023 semakin dekat. Belajar untuk persiapan SNBT itu berat dan bikin stres? Kamu bisa coba 5 tips di atas. Supaya belajar kamu lebih asyik dan menyenangkan, kamu juga bisa banget ikutan Program Persiapan SNBT 2023 bersama Bimbel Potensi. Klik bimbelpotensi.com untuk informasi program belajar dan pendaftaran sekarang juga!